Pemaknaan Percaya Diri Penampilan dalam Iklan
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.2954Abstract
Fenomena standar kecantikan yang masih kental di Indonesia turur di konstruk media, salah satunya melalui iklan. Peneliti akan menganalisis iklan dengan menggunakan kajian semiotika John Fiske dan lima (5) aspek kepercayaan diri menurut Anthony. Iklan yang akan diteliti adalah iklan sampo Dove versi Rambutku Mahkotaku. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti menggunakan paradigma konstruktivis, dengan pendekatan kualitatif dan analisis semiotika John Fiske berdasarkan level realitas yang menjelaskan penampilan model, level representasi dapat disebut dengan teknik pengambilan gambar, pencahayaan serta musik, dan level ideologi konflik dan alur cerita yang terdapat pada video iklan. Berdasarkan teori yang digunakan oleh John Fiske membuktikan bahwa kajian semiotika mampu menunjukkan beberapa fragmen dalam suatu adegan video klip yang paling menekankan makna sesuai dengan teori semiotika. Data yang terkumpul dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau memverifikasi data. Hasil menunjukkan kepercayaan diri penampilan diperlihatkan dengan para perempuan tampil dengan apa adanya dengan gaya rambut yang dimilikinya dan rasa percaya diri yang tinggi.