Komodifikasi Rumah Gadang dalam Destinasi Saribu Rumah Gadang
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3072Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komodifikasi Rumah Gadang dalam destinasi wisata Saribu Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan dan menganalisis bentuk komodifikasi, faktor pendorong dan komodifikasi Rumah Gadang. Penelitian ini menggunakan metode kualiatatif. Penggunaan metode kualitatif bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena yang belum dipublikasikan dan memberikan sebuah rincian yang di ungkap oleh metode kualitatif. Dalam industri pariwisata yang ada disaribu rumah gadang, rumah gadang menjadi komoditas yang ditawarkan kepada para pengunjung, menghadirkan rumah gadang sebagai homestay dengan menampilkan budaya kepada pengunjung merupakan bentuk paket pariwisata yang ditawarkan. Kebudayaan tersebut seperti, tari tempurung, silek luncua, randai, saluang dan gandang serunai. Rumah gadang yang merupakan warisan budaya etnis Minangkabau di destinasi wisata saribu rumah gadang Solok Selatan mengalami transformasi nilai budaya terhadap etnis Minang itu sendiri, akibat adanya komodifikasi yang merupakan salah satu bentuk kapitalisme global. Komodifikasi telah mentransformasi nilai guna menjadi nilai tukar yang sifatnya komersial. Hal ini bisa kita lihat dari berubahnya fungsi rumah gadang itu sendiri yang dimana mereka memaknai rumah gadang itu sebagai tempat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sakral seperti untuk upacara adat kematian, musyawarah mufakat dan lain-lain kini berubah menjadi homestay atau rumah persinggahan untuk wisata lokal maupun internasional guna memenuhi ekonomi masyarakat setempat.Kegiatan wisata budaya yang berada didestinasi Saribu Rumah Gadang tidak terlepas dari keterkaitan antara berbagai unsur yang saling mendukung.