Hubungan Antara Kematangan Emosi dengan Kesiapan Menikah pada Dewasa Awal
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3114Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Hubungan Kematangan Emosi Dengan Kesiapan Menikah Pada Dewasa Awal di Risma Hayatul Ilmi Depok. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis korelasi. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Total Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan Instrumen angket dan analisis data menggunakan statistik dengan teknik korelasi product moment. Angket yang sudah disusun diujicobakan, pada uji validitas menggunakan korelasi product moment hasilnya 19 item valid dari 27 item untuk variabel Kematangan Emosi. Sedangkan pada variabel Kesiapan Menikah sebanyak 33 item valid dari 36 item. Pada uji reliabilitas variabel Keamatangan Emosi diperoleh nilai sebesar 0,737 dan sebesar 0,746 pada variabel Kesiapan Menikah kedua nilai tersebut lebih besar dari nilai r tabel yang ditetapkan yaitu sebesar 0,6, maka disimpulkan ke 2 instrumen tersebut reliabel. Selanjutnya dilakukan uji prasyarat analisis yaitu Uji normalitas dengan menggunakan uji Kolmogorov Smirnov diperoleh nilai sig. 0,200 > 0,05, maka data tersebut berdistribusi normal. Sedangkan uji linearitas diperoleh nilai sebesar 0,832 > 0,05, maka dapat disimpulkan data tersebut linear. Pada uji hipotesis menggunakan uji korelasi product moment, didapatkan hasil sebesar 0,420 setelah dikonfirmasi pada r tabel dengan 32 pada signifikansi 5% terdapat angka 0,17 menunjukan bahwa koefesien korelasi antara variabel Kematangan Emosi dengan Kesiapan Menikah sebesar 0,420 yang artinya korelasi rendah dengan nilai signifikansi 0,17 (p < 0,05). Hal ini menunjukan bahwa hipotesis diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Kematangan emosi dengan Kesiapan Menikah.