Analisa Kepentingan Nasional Qatar melalui Diplomasi Olahraga di Piala Dunia 2022
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3210Abstract
Terpilihnya Qatar menjadi penyelenggara Piala Dunia FIFA tahun 2022 menuai kontroversi. Dalam pemilihan penyelenggara Piala Dunia di tahun 2010, Qatar meraih suara terbanyak mengalahkan kandidat lainnya seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, Australia, dan Jepang. Demi kesuksesan perhelatan pesta olahraga dunia bergengsi tersebut, Qatar menghabiskan dana hingga Rp 3,4 ribu triliun. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan pertanyaan penelitian apa kepentingan nasional Qatar dalam diplomasinya sebagai penyelenggara Piala Dunia FIFA 2022. Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat eksploratif dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan (library research). Teori yang digunakan untuk menganalisa isu ini adalah kepentingan nasional. Penelitian ini bertujuan menjelaskan kepentingan nasional Qatar pada perhelatan Piala Dunia 2022. Hasil kajian menyebutkan bahwa Qatar memiliki kepentingan untuk menunjukkan kepada publik dunia mengenai Timur Tengah sebagai kawasan yang aman dan nyaman, demokratis, serta nilai-nilai Islami sebagai faktor normatif universal yang jauh dari kekerasan.