Strategi Mengenalkan Matematika Kelas Tinggi kepada Siswa Kelas Rendah Menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah

Authors

  • Rudi Santoso Yohanes Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v4i7.325

Keywords:

Low-Skill Friends, Aktivitas, Hasil belajar

Abstract

Akhir-akhir ini, pada kelas olimpiade matematika, ada kecenderungan untuk mengenalkan konsep matematika kelas tinggi kepada siswa kelas rendah. Konsep matematika yang biasanya diajarkan di sekolah menengah, sekarang mulai dikenalkan di sekolah dasar, bahkan di sekolah dasar kelas rendah. Bruner mengatakan bahwa mengenalkan materi matematika kepada anak lebih awal bukan merupakan masalah, asalkan cara pembelajarannya sesuai dengan taraf kemampuan berpikir anak. Fenomena ini memunculkan tantangan bagi guru, yaitu: Bagaimana strategi pembelajaran untuk mengenalkan matematika kelas tinggi kepada siswa kelas rendah, sehingga materi matematika kelas tinggi dapat dipahami secara bermakna oleh siswa kelas rendah? Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang teknik pengumpulan datanya dengan melakukan telaah terhadap buku, literatur yang berkaitan dengan masalah yang ingin dipecahkan. Dalam artikel ini dipaparkan 4 buah contoh strategi mengenalkan metematika tingkat tinggi kepada siswa kelas rendah, yaitu: Jarak Kecepatan Waktu, Sistem Persamaan Linier, Kombinatorik, Luas Daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemecahan masalah: menerka dan menguji kembali, membuat daftar, membuat gambar mempunyai potensi yang besar untuk digunakan mengenalkan matematika kelas tinggi kepada siswa kelas rendah. Keuntungan menggunakan strategi pemecahan masalah ini adalah: (1)  Anak tidak bergantung pada rumus, (2) Kemampuan berpikir kritis dan kreatif,  serta penalaran siswa dapat terlatih, (3) Membuka peluang bagi anak untuk menemukan rumus sendiri.

Published

2021-11-22

How to Cite

Yohanes, R. S. . (2021). Strategi Mengenalkan Matematika Kelas Tinggi kepada Siswa Kelas Rendah Menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(7), 639-644. https://doi.org/10.54371/jiip.v4i7.325