Representasi Diskriminasi Penyandang Disabilitas pada Film Miracle in Cell No.7 Studi Semiotik John Fiske

Authors

  • Shalsa Dilla Hikmafani Atha Wicaksono Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Ririn Puspita Tutiasri Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3412

Abstract

Diskriminasi terhadap minoritas di Indonesia masih menjadi masalah aktual. Hal ini bukan tanpa alasan, karena penyandang disabilitas sering dianggap yang mendapat perlakuan paling diskriminatif dan hak-haknya yang belum terpenuhi. Diskriminasi lahir karena perbedaan ideologis oleh beberapa kelompok khusus. Tindak diskriminasi dapat di temui dalam sebuah film sebagai salah satu media audio-visual yang menyampaikan pesan untuk menawarkan realita sosial kepada khalayak. Film Miracle in Cell No.7 merupakan salah satu film yang mengangkat kisah seorang penyandang disabilitas yang mengalami diskriminasi di lingkungannya dimana seharusnya hak-haknya harus dilindungi dan di perlakukan layaknya orang non disabilitas. pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan model analisis semiotika John Fiske yang menganalisis berdasarkan tiga level yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil penelitian pada penelitian ini ditemukan adanya unsur dua sisi pandang gambaran representasi mengenai diskriminasi perbedaan sosial dan otoriter.

Published

2023-12-02

How to Cite

Wicaksono, S. D. H. A. ., & Tutiasri, R. P. . (2023). Representasi Diskriminasi Penyandang Disabilitas pada Film Miracle in Cell No.7 Studi Semiotik John Fiske. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10277-10284. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3412