Manajemen Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren At Tadzkir Majalengka dalam Menghasilkan Santri yang Berprestasi

Authors

  • Endang Komara Universitas Islam Nusantara, Indonesia
  • Asep Khomeiny Farhan Universitas Islam Nusantara, Indonesia
  • Abdul Fatah Universitas Islam Nusantara, Indonesia
  • Rusindra Ichwan Universitas Islam Nusantara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3971

Abstract

Pendidikan merupakan proses dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi manusi yang baik dan unggul. Fungsi Pendidikan adalah membangun manusia yang beriman dan bertaqwa, baik berprilaku sesuai nilai-nilai agama dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini kepada para peserta, karena Pendidikan karakter adalah awal bagi peserta didik dalam mengenal, memahami, dan menerapkan akhlak dan karakter yang baik dalam bersikap dan berprilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama. Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren At tadzkir Majalengka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen Pendidikan karakter di pondok pesantren At tadzikr Majalengka. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan Pendidikan karakter di pondok pesantren At Tadzikr Majalengka sudah menghasilkan rencana yang matang dalam membuat suatu pelaksanaan tentang Pendidikan karakter di pondok pesantren At Tadzikr Majalengka. Berbagai macam kegiatan keagamaan yang telah dilakukan oleh pondok pesantren telah terbukti menghasilkan para santri, yang berprestasi, hal ini ditunjukan dengan berbagai prestasi yang telah diraih oleh para santri pondok pesantren At tadzikr Majalengka, yang telah menjuarai berbagai lomba kegiatan keagamaan baik di tingkat kabupaten, Provinsi, Nasional, bahkan Internasional.

Published

2024-02-05

How to Cite

Komara, E. ., Farhan, A. K. ., Fatah, A. ., & Ichwan, R. . (2024). Manajemen Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren At Tadzkir Majalengka dalam Menghasilkan Santri yang Berprestasi. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 1844-1849. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3971