Tindak Tutur Ekspresif Permintaan Maaf Masyarakat Makassar
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.4319Abstract
Manusia merupakan makhluk sosial yang selalu berinteraksi dengan lingkungan baik pada kehidupan pribadi maupun kehidupan bermasyarakat. Interaksi tersebut seringkali menimbulkan kesalahan atau ketidakharmonisan sehingga ketika melakukan kesalahan akan diimbangi dengan permintaan maaf kepada pihak terkait guna mejalin kerhamonisan kembali. Tindak tutur ekspresif permintaan maaf pada masyarakat Makassar menarik untuk diteliti karena memiliki keunikan dalam penggunaan bahasanya yang dilatarbelakangi dengan budaya masyarakat setempat sehingga dapat menciptakan makna yang bervariasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan pragmatik lintas budaya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive sampling penyebaran pertanyaan dengan konteks situasi sehari-hari melalui google form kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan perbedaan strategi ungkapan permintaan maaf ketika diucapkan oleh orang yang lebih tua dan orang yang lebih muda pada situasi yang sama. Selain itu, ditemukan jika terdapat signifikasi secara lingual pada generasi tua dan generasi muda. Permintaan maaf pada generasi tua terdapat signifikasi lingual secara literer, sedangkan pada generasi muda terdapat signifikasi lingual secara non literer.