Bentuk Kegiatan Toleransi Sebagai Implementasi Pendidikan Agama Katolik Kelas 12 di SMA St. Antonius Bangun Mulia
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.4840Abstract
Implementasi Pendidikan Agama Katolik (PAK) di SMA St. Antonius Bangun Mulia sebagai upaya dalam membina toleransi beragama di kalangan siswa. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, metode wawancara terbuka digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang materi pembelajaran dan bentuk kegiatan toleransi dalam konteks PAK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak setiap materi pembelajaran PAK secara khusus bertujuan untuk mengembangkan toleransi beragama, guru-guru secara aktif mencoba menyisipkan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran. Berbagai kegiatan praktis, seperti dialog antar agama, kegiatan sosial, dan pengembangan karakter, menjadi cara untuk memperkaya pemahaman siswa tentang pentingnya hidup rukun dalam masyarakat yang beragam keyakinan. Peningkatan mutu implementasi PAK, melalui pengembangan kurikulum inklusif, pendekatan pembelajaran yang terbuka, serta peran aktif guru dalam memberikan teladan, diidentifikasi sebagai kunci untuk mencapai tujuan pembinaan toleransi beragama. Kesimpulannya, upaya ini merupakan langkah penting dalam membentuk karakter siswa yang toleran dan menghargai perbedaan, serta berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.