Intertekstualitas Syair Raja Damsyik karya Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda Riau
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.5214Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi teks pada hikayat Raja Damsyik menjadi Syair Raja Damsyik karya Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda Riau. Teori yang digunakan adalah teori intertekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan metode penelitian deskriptif. Dari hasil dan analisis transformasi teks telah ditemukan perubahan bentuk teks dalam aspek ekspansi, aspek konversi, aspek modifikasi, dan aspek ekserp. Aspek ini dianalisis berdasarkan unsur intrinsik dalam teks hikayat dan teks syair Raja Damsyik yaitu tema, alur, latar, tokoh dan penokohan, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Adapun data yang telah penulis peroleh yaitu yang pertama berdasarkan aspek ekspansi diperoleh data pada unsur intrinsik sudut pandang syair. Kemudian yang kedua berdasarkan aspek konversi diperoleh data dari unsur intrinsiknya yaitu pada alur (plot). Aspek ketiga adalah modifikasi diperoleh data dari unsur intrinsiknya yaitu pada gaya bahasa pada syair Raja Damsyik. Aspek keempat adalah ekserp diperoleh data dari unsur intrinsiknya yaitu pada tema, latar, tokoh dan penokohan, sudut pandang, dan amanat. Setelah memperoleh dan menganalisis data, penulis menemukan data yang paling banyak atau dominan yaitu data yang diperoleh dari aspek ekserp pada unsur intrinsik tema, latar, tokoh dan penokohan, sudut pandang dan amanat. Dalam proses transformasinya dari hikayat menjadi syair ini ditemukan kecenderungan pengarang syair dalam memadatkan isi cerita sehingga syair yang dibuat lebih singkat dibandingkan dengan hikayatnya sebagai teks hipogram, sehingga dapat disimpulkan bahwa transformasi teks hikayat ke dalam syair mengalami proses penciutan.