Faktor Pendorong dan Penghampat Perempuan dalam Rehabilitasi Ekosistem Mangrove Estuari di Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.5251Abstract
Ekosistem mangrove yang mengalami kerusakan membutuhkan kegiatan rehabilitasi untuk keadaan ekosistem mangrove tersebut, agar masyarakat yang tinggal di lingkungan ekosistem mangrove tidak terkena bencana alam. Kegiatan rehabilitasi di Desa Pangkalan Jambi dilakukan oleh kelompok laki-laki, namun seiring berjalannya waktu kelompok Perempuan ikut berperan dalam kegiatan rehabilitasi di desa ini. Perempuan menyadari akan pentingnya menjaga lingkungan dan terbatasnya waktu yang dimiliki oleh laki-laki karena mereka harus membagi waktu untuk mencari nafkah, sehingga perempuan merasa perlu berpartisipasi dalam kegiatan rehabilitasi. adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat perempuan dalam melakukan kegiatan rehabilitasi, karena kelompok Jaya Bersama merupakan kelompok yang dibentuk untuk kegiatan pengolahan makanan bukan untuk kegiatan rehabilitasi, sehingga adanya perbedaan antara perempuan dan laki-laki dalam kegiatan rehabilitasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Sementara untuk informan yang akan diwawancarai adalah anggota masyarakat yang telah tergabung dalam kelompok Jaya Bersama dan aktif dalam kegiatan kelompok. Untuk mengumpulkan informasi, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumnetasi. Hasil dari penelitian ini adalah, adanya faktor pendorong perempuan melakukan kegiatan, dikarenakan kesadaran diri, pendampingan mitra. faktor penghambat yaitu, adanya ejekan dan pandangan negatif dari masyarakat yang tidak bergabung dalam kelompok.