Investigasi Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Motivasi dan Prestasi Santri di Pondok Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5298Abstract
Penelitian ini menyelidiki dampak perceraian orang tua terhadap motivasi dan prestasi akademik santri di pondok pesantren. Pondok pesantren memadukan pendidikan formal dan agama, meski mengalami kesulitan dalam menopang motivasi santri yang orangtuanya bercerai. Tiga pondok pesantren di Kabupaten Lombok Timur dijadikan sebagai lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang meliputi wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa perceraian orang tua berdampak besar pada ketidakstabilan emosi, berkurangnya motivasi belajar, dan prestasi akademik di kalangan siswa. Faktor-faktor seperti kurangnya dukungan emosional, perasaan rendah diri, dan stigma masyarakat mempengaruhi masalah ini. Anak-anak yang mengalami perceraian orang tua seringkali mengalami kecemasan, depresi, dan penurunan motivasi belajar yang berdampak buruk pada prestasi akademiknya. Temuan ini menekankan perlunya bantuan psikososial di pondok pesantren dan perlunya kebijakan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa dari rumah tangga yang bercerai. Studi ini meningkatkan kemajuan praktik pendidikan inklusif. Selain itu, penelitian ini memberdayakan siswa untuk mengatasi hambatan psikologis dan sosial untuk mencapai kemampuan akademik dan pribadi mereka.