Informasi Akuntansi terhadap Mental Discounting dalam Pengambilan Keputusan
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.5344Abstract
Mental discounting dipengaruhi oleh informasi keuangan dan non keuangan, revisi keyakinan, norma subyektif dan persepsi resiko serta brimplikasi pada maksimalisasi utilitasnya. Mental accounting merujuk pada kecenderungan investor untuk mengelompokkan keuangan mereka pada rekening yang berbeda-beda didasarkan pada kriteria yang subjektif. Keputusan merupakan respon terhadap masalah yang timbul atau peluang yang terbuka bagi perusahaan. Informasi akuntansi kemungkinan dapat memberikan peringatan kepada manajemen mengenai adanya masalah yang segera memerlukan perhatian. Ketersediaan informasi akuntansi menunjukkan informasi yang dikeluarkan emiten mengenai kinerja perusahaan. Rencana strategis suatu perusahaan menggunakan beberapa parameter sebagai keranga kerja akuntansi, dalam hal ini diperlukan adanya informasi akuntansi yang dikaitkan dengan informasi akuntansi serta pengambilan keputusan dalam jangka panjang maupun jangka pendek.