Pengembangan Video Pembelajaran Tari Jaranan untuk Difabel Netra
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5575Abstract
Penelitian ini berhasil menghasilkan produk video pembelajaran tari jaranan menggunakan model pengembangan ADDIE (analysis, define, design, implementation, evaluation). Video pembelajaran ini dirancang sebagai media belajar menari bagi difabel netra, yang dapat diakses secara offline melalui handphone dan laptop. Bahan ajar yang digunakan diambil dari buku guru kelas IV Tunanetra, Tema 2 Subtema 1 Pembelajaran 2, dengan fokus pada mata pelajaran SBdP yang disesuaikan untuk penelitian ini. Oleh karena itu, bahan ajar difokuskan pada tari kreasi Jaranan untuk difabel netra. Produk pengembangan ini telah dinyatakan layak oleh ahli materi, ahli media, dan ahli praktisi, dengan perolehan nilai sebesar 89% dari ahli media, 90% dari ahli materi, dan 92% dari ahli praktisi. Berdasarkan kategori kelayakan, produk ini masuk ke dalam kategori sangat layak. Selain itu, produk ini juga dinyatakan praktis oleh peserta didik difabel netra, dengan perolehan nilai sebesar 93% dari aspek kepraktisan. Berdasarkan kategori kepraktisan, produk ini masuk dalam kategori sangat praktis atau sangat mudah digunakan. Hasil pretest dan posttest pada aspek keterampilan menari menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran tari jaranan efektif untuk meningkatkan keterampilan menari peserta didik difabel netra, dengan gain score keseluruhan <g> = 0,6 yang masuk pada kategori sedang. Oleh karena itu, produk ini efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran tari Jaranan pada difabel netra.