Titik Balik Reformasi Sebagai Alat Pencapaian Demokrasi Berkeadilan
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5604Abstract
Kerusuhan Mei 1998 berujung pada keberhasilan mahasiswa menggulingkan kekuasaan Presiden Soeharto yang menjadi klimaks dari rasa ketidakpuasan masyarakat akan Orde Baru. Semenjak berakhirnya rezim Orde Baru pada tahun 1998, Indonesia memasuki babak aktual sebagai suatu negara. Reformasi seakan menjadi titik balik yang merubah total seluruh aspek kehidupan Indonesia di berbagai bidang terutama pada sistem politik, pemerataan sistem politik, kesejahteraan ekonomi dan pembangunan nasional, pengoptimalisasi fungsi partai politik sebagai sarana komunikasi politik, sosialisasi politik, rekrutmen politik, artikulasi kepentingan, dan sarana agregasi kepentingan. Namun berangkat dari hal-hal tersebut, terdapat beberapa pihak yang masih mempertanyakan apakah yang kita sebut sebagai Reformasi itu benar-benar dapat menghantarkan Indonesia pada negara yang demokratis, kemudian apakah Indonesia sudah menjadi sebuah negara yang berdemokrat dimana seluruh rakyatnya merasakan keadilan yang menyeluruh, serta poin terpentingnya apakah reformasi telah membawa perubahann yang baik bagi bangsa Indonesia. Hal itulah yang akan menjadi fokus utama hadirnya kajian ilmiah ini, sebab masih begitu banyak hal-hal yang belum terselesaikan dan ditemui jawabannya. Melalui studi literatur dari buku-buku, artikel, maupun jurnal terdahulu, kajian ilmiah ini akan menjawab sederet pertanyaan-pertanyaan tersebut.