Perspektif Antropologi dan Religi dalam Mendirikan Rumah di Lingkup Nias Utara
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5657Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana perspektif antropologi dan religi serta ritual dan tahapan dalam mendirikan rumah, menggunakan metode kualitatif strategi etnografi untuk mendeskripsikan hukum-hukum, struktur, dan proses yang melingkupi suatu kehidupan sosial budaya. Lokasi dan subjek penelitian adalah masyarakat Desa Lukhulase Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara dengan kriteria: berstatus sebagai orangtua, sehat secara fisik dan psikis, berjenis kelamin laki-laki dengan usia 40-70 tahun. Data dianalisis dengan bentuk naratif, deskriptif, atau tabular dengan reduksi data meliputi meringkas data, mengkode, menelusur tema, dan membuat kategori. Hasil penelitian mengungkap bahwa perspektif antropologi dalam mendirikan rumah di Nias Utara menunjukkan pandangan bahwa masyarakat dari zaman nenek moyang terdahulu sampai sekarang selalu memperhatikan waktu, tanggal, bahkan jam dalam mendirikan rumah supaya terhindar dari kesialan dan mendapatkan kebahagiaan. Perspektif religi juga sebelum masuk injil di Nias semua ritual tanpa terkecuali tetap dilaksanakan, sedangkan setelahnya hanya sebagian yang dilaksanakan. Tahapan mendirikan rumah yaitu melaksanakan acara untuk memperoleh kesepakatan diantara beberapa pihak, meninjau lokasi, pengukuran tapak tanah, mencari tukang serta menyerahkan kepada tukang pekerjaan, lalu tahap pengerjaan kayu, mendirikan rumah dengan menentukan waktu yang tepat, kemudian pemasangan atap, menutup atap bagian paling atas. Disarankan kepada masyarakat Nias Utara dan pembaca lainnya agar tradisi ini tetap dipertahankan eksistensinya dan hendaknya dilakukan penelitian lanjutan menjadi perbandingan dan hasil yang lebih akurat.