Faktor Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5725Abstract
Siswa sering melakukan prokrastinasi karena merasa terbebani oleh tuntutan sekolah dan luar sekolah, yang menyebabkan mereka merasa bosan, malas, kurang percaya diri, dan jenuh. Mereka cenderung lebih memilih untuk terlibat dalam kegiatan lain seperti bermain game atau bersosialisasi dengan teman daripada mengerjakan tugas. Bertujuan untuk memahami dan menganalisis faktor penyebab yang memengaruhi prokrastinasi akademik siswa kelas VIII Negeri 103 Jakarta.Jenis peneiitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian kuantitatif deskriptif ialah metode yang membantu menggambarkan, menampilkan dan merangkum data dengan bentuk deskripsi statistik. Populasi dalam penelitian ini ialah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 103 Jakarta dengan populasi berjumlah 100. Peneliti menggunakan teknik pengambilan simple random sampling dengan pengambilan secara acak dari banyaknya populasi. Sampel penelitian yaitu 78 peserta didik. Bahwa tingkat prokrastinasi akademik yang ada pada siswa kelas VIII tergolong dalam kategori rendah dengan rata – rata persentase adalah sebesar 26,6%. Faktor prokrastinasi akademik pada penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu faktor internal yang memperoleh rata – rata persentase sebesar 28,3% dan faktor eksternal dengan persentase sebesar 25%. Berdasarkan hasil penelitian terhadap siswa kelas VIII SMP Negeri 103 Jakarta, dapat disimpulkan jika tingkat prokrastinasi akademik siswa secara keseluruhan tergolong rendah. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa cenderung menyelesaikan tugas tepat waktu. Faktor internal lebih dominan mempengaruhi prokrastinasi akademik siswa dibandingkan faktor eksternal. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi internal individu, seperti kondisi fisik dan psikologis, memiliki peran yang lebih besar dalam mendorong siswa untuk menunda - nunda tugas.