Perbedaan Fungsi Eksekutif Anak yang Memula Pembelajaran Di PAUD Sejak Usia 2 Tahun dan 4 Tahun di Provinsi Banten
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5752Abstract
Fungsi eksekutif (EF) yang mencakup kemampuan mengontrol diri, fleksibilitas kognitif, dan memori kerja pada anak usia dini berperan yang sangat penting dalam mencapai kesuksesan akademis, sosial, dan emosional anak di masa depan. Fungsi eksekutif anak berkembang seiring waktu dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan sejak prenatal hingga masa kanak-kanak, dengan perkembangan paling signifikan terjadi antara usia 3 dan 5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perkembangan fungsi eksekutif pada anak usia dini yang memulai pendidikan di lembaga formal sejak usia 2 tahun dan 4 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif, yang membandingkan dua kelompok yang berbeda (independent). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi orang tua anak-anak kelompok TK B di Provinsi Banten yang menjadi responden penelitian. Analisis data menggunakan uji statistik non parametrik Uji Mann Whitney (U) Test karena data tidak memenuhi asumsi normalitas. Uji Mann Whitney menghasilkan nilai p sebesar 0,323, yang melebihi ambang batas 0,05. Dengan demikian hipotesis nol tidak dapat ditolak, karena nilai p lebih besar dari tingkat kepercayaan 95%. Artinya secara statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nilai fungsi eksekutif yang signifikan antara anak-anak yang memulai pendidikan formal sejak usia 2 dan 4 tahun di lembaga pendidikan anak usia dini.