Dampak Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Singapura terhadap Industri Pertahanan Maritim
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5881Abstract
Kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Singapura, terutama melalui program Joint Update on Defence Cooperation (JUDC) 2024, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan industri pertahanan maritim Indonesia. Penulisan jurnal ini menggunakan metode analisa dokumen untuk mengevaluasi dampak kerja sama tersebut terhadap kapabilitas teknologi dan kapasitas produksi industri pertahanan maritim Indonesia. Hasil penulisan jurnal ini menunjukkan bahwa transfer teknologi dan pelatihan teknis yang diberikan oleh Singapura telah meningkatkan kemampuan operasional dan inovasi di sektor pertahanan maritim. Selain itu, kolaborasi ini juga telah memperkuat hubungan diplomatik dan menciptakan stabilitas regional yang lebih baik. Analisa dari jurnal ini juga menunjukkan bahwa kekuatan utama kerja sama tersebut adalah menghasilkan peningkatan kapabilitas teknologi dan operasional, sementara kelemahan utamanya adalah ketergantungan awal pada teknologi dan keahlian Singapura. Adapun peluang yang dihasilkan yaitu adanya ekspansi pasar ekspor dan peningkatan investasi asing, sementara ancaman potensialnya meliputi ketegangan geopolitik dan perubahan kebijakan pertahanan. Penulisan jurnal ini menyimpulkan bahwa kerja sama pertahanan yang efektif dapat memperkuat kapasitas nasional dan regional serta mendukung industrialisasi pertahanan yang berkelanjutan. Sehingga menurut penulisan jurnal ini, untuk mengembangkan kerja sama di masa depan harus mencakup peningkatan kolaborasi serta partisipasi industri pertahanan lokal dalam proyek-proyek internasional.