Pengaruh Model Quantum Learning terhadap Keterampilan Proses Sains Anak Usia 5-6 Tahun Ditinjau dari Gaya Kognitif Anak
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5894Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) perbedaan keterampilan proses sains antara anak pada model quantum learning dan anak pada model pembelajaran konvensional; 2) perbedaan keterampilan proses sains antara anak yang memiliki gaya kognitif feild independen dan anak yang memiliki gaya kognitif feild dependent; 3) interaksi antara model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Between Group Design dengan desain faktorial. Sampel penelitian ini adalah 40 anak dari kelompok B yang berusia 5 – 6 tahun di dua TK yang berada Gugus Tetebatu Selatan Kecamatan Sikur. Gaya kognitif anak diidentifikasi menggunakan Children’s Embedded Figure Test (CEFT). Data keterampilan proses sains diambil dengan lembar ceklis dengan ranting scale 1-4. Analisis data menggunakan tehnik analisis Anava dua jalur (2x2). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara anak pada model pembelajaran quantum learning dan anak pada model pembelajaran konvensional (P-value (0,000) < 0,05); (2) Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara anak yang memiliki gaya kognitif field independent dan anak yang memiliki gaya kognitif field dependen (P-value (0,005) < 0,05); (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains (P-value (0,038) < 0,05).