Pengaruh Online Shop dan Uang Saku terhadap Perilaku Konsumtif Dengan Gaya Hidup Sebagai Variabel Moderasi pada Siswa SMA Santa Maria Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5906Abstract
Teknologi internet yang semakin pesat banyak menawarkan jasa online shop, yang telah mengubah gaya hidup dan perilaku seseorang, khususnya remaja. Dikalangan masyarakat terutama remaja, adalah kelompok yang rentan untuk melakukan konsumsi yang sulit terkendali. Perilaku konsumtif yang tidak terkendali akan menimbulkan masalah keuangan dan hutang. Remaja atau siswa-siswi yang memiliki uang saku yang cenderung tinggi akan mudah tergiur untuk berbelanja di online shop akibat ingin mengikuti perkembangan trend sehingga ingin mengikuti gaya hidup yang tinggi dan mengikuti perkembangan zaman. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa-siswi SMA Santa Maria dengan populasi 548 dan sampel 85. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket atau kuesioner. Penelitian ini menghasilkan bahwa online shop tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif pada siswa SMA Santa Maria Pekanbaru dengan nilai p value sebesar 0,090 yaitu >0,05, uang saku berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif pada siswa SMA Santa Maria Pekanbaru. Hal ini ditunjukkan dengan nilai p value sebesar 0,000 yaitu <0,05, Gaya hidup sebagai pemoderasi dapat memperlemah hubungan antara online shop terhadap perilaku konsumtif siswa SMA Santa Maria Pekanbaru. Hal ini ditunjukkan dengan nilai p value 0,311 yaitu >0,05, gaya hidup sebagai pemoderasi bisa memperlemah hubungan antara uang saku terhadap perilaku konsumtif siswa SMA Santa Maria Pekanbaru. Hal ini ditunjukkan dengan nilai p value 0,123 yaitu >0,05.