Model Pembatik Berbasis Blended Learning di SDN Lempunyangwangi
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6001Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang kompetensi guru, peran orang tua dalam mendampingi belajar di rumah dan solusi dari kendala PembaTIK dalam model blended learning di SDN Lempunyangwangi. Penelitian dilakukan dengan desain penelitian kualitatif. Tahapan penelitian kualitatif perencanaan, pengumpulan data awal, pengumpulan data utama, pengumpulan data akhir dan penyelesaian. Informan penelitian ialah 3 guru, 5 wali peserta didik, dan 6 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui proses triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam mengoptimalkan PembaTIK dalam model blended learning guru dalam kategori baik terlihat dalam perencanaan, dengan mengidentifikasi kondisi peserta didik, mensosialisasi penggunaan TIK, membuat RPP blended learning berbasis TIK, mengikuti pelatihan penggunaan TIK secara mandiri. Guru memonitor, menilai, dan memberikan umpan balik dengan WhatsApp dan Google classroom, melakukan penilaian di Google form, Quizz, dan Google classroom, guru melakukan remedial. Ada evaluasi kompetensi guru yang dilakukan kepala sekolah dan guru senior. Kompetensi guru juga terlihat baik di rapor pendidikan SDN Lempuyangwangi. Peran orang tua dalam mengoptimalkan pembaTIK model blended learning adalah memberikan fasilitas belajar, membimbing saat belajar, berkomunikasi aktif dengan guru, memonitor penggunaan TIK dengan metode SMART.