Resistensi Tokoh Utama Perempuan terhadap Kekerasan Seksual dalam Film Korea 2037 Igongsamchil (Studi Kualitatif Penerimaan Penonton Remaja Lanjut)
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6069Abstract
Film merupakan sebuah media komunikasi massa yang menyajikan realitas sosial yang terjadi ditengah masyarakat salah satunya adalah kekerasan seksual. Beberapa film mencoba mendobrak pandangan masyarakat terhadap perempuan seperti pada film berjudul 2037 (Igongsamchil). Film ini menyajikan pesan resistensi perempuan dalam melawan kekerasan seksual. Nantinya, penelitian ini akan mencoba melihat bagaimana pesan resistensi perempuan tersebut dimaknai dan diterima oleh penonton remaja lanjut. Penonton akan dibagi menjadi tiga posisi penerimaan menurut Stuart Hall yaitu: dominant-hegemonic position, negotiated position, dan oppositional position. Melalui penelitian ini didapatkan hasil berupa bentuk-bentuk kekerasan seksual dan resistensi perempuan dalam Film 2037 (Igongsamchil).