Strategi Komunikasi CSR Pertamina Aviation Fuel Terminal Juanda dalam Menanggulangi Limbah Ikan di Kampung Cabut Duri Desa Kalanganyar
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6133Abstract
Limbah ikan di Indonesia belum dikelola dengan baik oleh masyarakat dikarenakan kurangnya pengetahuan dan teknologi yang dimiliki. Mayoritas masyarakat sering membuang limbah ikan di tempat sampah hingga menimbulkan bau tidak sedap sehingga menimbulkan pencemarah di lingkungan sekitar. Permasalahan tersebut, dapat dijumpai di Desa Kalanganyar, yaitu Kampung Cabut Duri. Dalam hal ini, muncullah program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda untuk menanggulangi limbah ikan di kampong tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi CSR Pertamina Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda dalam menanggulangi limbah ikan di Kampung Cabut Duri Desa Kalanganyar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa strategi komunikasi Corporate Social Responsibiliy (CSR) Pertamina Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda menggunakan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Selain itu, peran public relations dalam melaksanakan program menanggulangi limbah menggunakan empat tahapan, yaitu finding the fact, planning, communication, dan evaluation. Dari hal tersebut, membuat strategi komunikasi yang dilakukan oleh Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda dapat memengaruhi masyarakat dalam menanggulangi limbah ikan di Kampung Cabut Duri Desa Kalanganyar.