Analisis Resepsi Generasi Z terhadap Utas Edukasi Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Unggahan Akun X @neohistoria_id

Authors

  • Arvy Annora Calluella Gozali Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Catur Suratnoaji Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6142

Abstract

Sejarah adalah hal penting untuk selalu ditransfer dari generasi ke generasi. Dengan pergeseran dan kebangkitan teknologi digital, kini seluruh masyarakat dapat mengaskses berbagi informasi mengenai sejarah dengan mudah. Perbincangan mengenai tragedi pemerkosaan Mei 1998 merupakan salah satu contoh bahwa media sosial memiliki peran yang besar dalam rangka transfer informasi sejarah. Meski begitu, keraguan dan ketidakpercayaan dari para pengguna yang ditemukan di balasan sebuah utas edukasi pemerkosaan Mei 1998 yang diunggah oleh akun X @neohistoria_id memunculkan kekhawatiran mengenai pengetahuan audiens mengenai tragedi tersebut, termasuk generasi Z. Penelitian ini dilakukan dalam rangka melihat bagaimana generasi z meresepsi informasi yang ada dalam utas edukasi pemerkosaan Mei 1998 yang diunggah oleh akun X @neohistoria_id menggunakan metode Encoding-Decoding milik Stuart Hall. Generasi Z dalam penelitian ini akan dipetakan penerimaannya ke dalam tiga posisi, yakni dominant hegemonic, negotiated position, dan oppositional position. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar generasi z yang berpartisipasi menduduki posisi negosiasi dan dua di antaranya berada dalam posisi dominan hegemonik.

Published

2024-10-05

How to Cite

Gozali, A. A. C. ., & Suratnoaji, C. . (2024). Analisis Resepsi Generasi Z terhadap Utas Edukasi Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Unggahan Akun X @neohistoria_id. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11858-11866. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6142