Implementasi Kebijakan pemanfaatan sumur bor sebagai Upaya Mengatasi gagal Panen pada Areal Pertanian di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6179Abstract
Tujuan Penelitian 1) Untuk mendeskripsikan Implementasi Kebijakan pemanfaatan sumur bor sebagai Upaya Mengatasi gagal Panen pada Areal Pertanian di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat 2) Untuk mendeskripsikan Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan pemanfaatan sumur bor sebagai Upaya Mengatasi gagal Panen pada Areal Pertanian di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan informan kunci seperti Kepala Dinas pertanian, sekretaris Dinas, Kabid sarana, kepala BPP kecamatan Taliwang dan ketua kelompok Tani. Hasil penelitian bahwa Implementasi pemanfaatan sumur bor sebagai upaya mengatasi gagal panen pada areal pertanian di kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat sesuai dengan indikator implementasi Kebijakan menurut Edward III yaitu : 1) Komunikasi, 2) Sumber daya, 3) Disposisi, 4) Struktur Birokrasi. Faktor penghambat adalah Hambatan Eksternal, Waktu Dan Sumber Daya, Kebijakan yang tidak didasarkan pada landasan pemikiran (teoritis) yang kuat tentang hubungan sebab akibat antara kebijakan dan hasil yang akan dicapai, Lembaga Pelaksana Jarang yang Mandiri, Jarang ada kesepakatan yang umum di antara para aktor tentang tujuan kebijakan dan cara mencapainya, Jarang Ada Satu Kondisi Terjadinya Komunikasi Dan Koordinasi Yang Sempurna. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan Pemanfaatan sumur bor sebagai upaya mengatasi gagal panen pada areal pertanian di kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat konsisten terhadap teori Edwar III dan tidak ada komunikasi dan koordinasi yang sempurna.