Analisis Tingkat Efektivitas Program Inseminasi Buatan (IB) terhadap Perkembangan Ternak Sapi di Kabupaten Sumbawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6180Abstract
Inseminasi Buatan merupakan salah satu teknologi dalam reproduksi ternak yang memiliki manfaat dalam mempercepat peningkatan mutu genetik ternak, mencegah penyebaran penyakit reproduksi yang ditularkan melalui perkawinan alam,Efektivitas program Inseminasi Buatan lebih digalakkan karena program ini memberikan nilai tambah cukup besar bagi sumber pendapatan asli daerah dan bagi peternak berupa meningkatnya populasi dan produktivitas ternak, mempercepat jarak kelahiran ternak, memperoleh keturunan jenis ternak yang unggul sehingga meningkatkan kesejahteraan. Pelaksanaan Inseminasi Buatan sapi Tahun 2022 di Kabupaten Sumbawa Barat (S/C; 1,9, CR; 41,3%, NRR; 66,2%) dan pelaksanaan Inseminasi Buatan Tahun 2023 (S/C; 1,8, CR;42,1%, NRR; 43,1%). Sehingga tidak ada tingkat efektivitas program inseminasi buatan terhadap perkembangan ternak sapi di Kabupaten Sumbawa Barat. Struktur populasi sapi di Kabupaten Sumbawa Barat didominasi oleh ternak betina dengan karakteristik peternak didominasi oleh laki-laki dengan rentang umur 44-53 Tahun.Dilakukannya inseminasi buatan untuk mendapatkan bibit sapi berkualitas tanpa harus mempertahankan pemeliharaan pejantan di tempat terbatas dan juga pemeliharaan betina indukan dengan cara pemilihan bibit, recording, judging dan replacement stock untuk menghasilkan indukan yang baik.