Managemen Bengkel TKR SMK di Surabaya dalam Mewujudkan Sekolah Berbasis Industri
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i7.8315Abstract
Sekolah Menegah Kejuruan memiliki tugas menyiapkan tenaga kerja yang terlatih akan sangat membantu dunia usaha, Bengkel adalah sarana dan tempat mendukung kegiatan pelatihan dan tempat peningkatan ketrampilan, dalam rangka pengembangan pemahaman dan ketrampilan sesuai dengan bidang keahlian. Penelitian ini membahas tentang faktor Managemen Bengkel TKR SMK di Surabaya Dalam Mewujudkan Sekolah Berbasis Industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor Managemen Bengkel TKR SMK di Surabaya Dalam Mewujudkan Sekolah Berbasis Industri. Kontribusi penelitian ini adalah, diharapkan warga sekolah mempunyai kemampuan managemen bengkel sebagai bekal untuk mampu bersaing dalam meniingkatkan kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode mengkaji literatur dari berbagai sumber yang bersangkutan mengenai hasil penelitian tentang managemen bengkel TKR di SMK. Dari hasil literatur review yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa managemen bengkel TKR SMK di surabaya dalam mewujudkan sekolah berbasis industri diantaranya menerapkan budaya industry yakni penerapan 5S, Seiri (Pemilahan), Seiton (Penataan), Seiso (Pembersihan), Seiketsu (Pemantapan), dan Shitsuke (Pengulangan). Serta dalam penerapannya dalam pengolahan bengkel maka perlu memperhatikan (1) Perencanaan dan pengadaan bengkel sekolah; (2) Penyesuaian standarisasi bengkel; (3) Penataan peralatan bengkel; (4) Penggunaan peralatan dan perlengkapan. Namun, ada beberapa factor lain yang perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan efektifitas managemen bengkel tkr dalam mewujudkan sekolah berbasis industry.