Meningkatkan Keterampilan 4C Peserta Didik Kelas XI.12 SMA Negeri 3 Palembang melalui Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.8921Keywords:
Keterampilan abad ke 21, Pembelajaran Berdiferensiasi, Keterampilan 4C, Keterampilan 4C, Pembelajaran berdiferensiasi, Pendidikan Pancasila, PTKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 peserta didik, khususnya keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas (4C), melalui penerapan model pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI.12 SMA Negeri 3 Palembang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan 4C siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat satu arah dan minim variasi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi serta tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan 4C. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 31,94% (pra-siklus) menjadi 85,28% (siklus II), sedangkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas meningkat dari rata-rata 40,3% menjadi 85,7%. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui diferensiasi konten, proses, produk, dan lingkungan belajar efektif dalam mengakomodasi perbedaan gaya belajar, minat, dan kesiapan siswa, serta menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Pembelajaran berdiferensiasi direkomendasikan sebagai strategi alternatif dalam meningkatkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.







