Sijago: Gim Edukasi Bahasa Jawa dengan Pendekatan Human-Centered Design untuk Anak SD

Authors

  • Muhammad Naufal Hilmy Universitas Islam Indonesia
  • Chanifah Indah Ratnasari Universitas Islam Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.8953

Abstract

Pelestarian bahasa Jawa sebagai warisan budaya menghadapi tantangan serius, terutama di kalangan generasi muda yang semakin jarang menggunakannya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan “Sijago”, gim edukasi berbasis Android untuk siswa kelas 1–3 SD, yang mengenalkan tiga tingkatan tutur bahasa Jawa: ngoko, madya, dan krama. Pengembangan dilakukan menggunakan pendekatan Human-Centered Design (HCD) melalui empat tahap: discover, define, design, dan validate, yang berfokus pada kebutuhan dan pengalaman pengguna. Gim yang dihasilkan memiliki dua fitur utama: menu belajar interaktif berbasis visual dan audio, serta menu bermain berupa kuis bertingkat dengan elemen gamifikasi. Evaluasi dilakukan melalui uji teknis dan usability testing menggunakan System Usability Scale (SUS), dengan skor rata-rata 83,59 yang tergolong “acceptable”. Observasi menunjukkan anak-anak dapat menggunakan gim secara mandiri serta menunjukkan keterlibatan dan antusiasme dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan HCD efektif untuk merancang media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik pengguna. Meski terbatas pada jumlah responden dan cakupan uji coba, Sijago memiliki potensi sebagai media edukatif digital yang menyenangkan sekaligus memperkuat pelestarian bahasa Jawa.

Published

2025-08-09

How to Cite

Hilmy, M. N. ., & Ratnasari, C. I. . (2025). Sijago: Gim Edukasi Bahasa Jawa dengan Pendekatan Human-Centered Design untuk Anak SD. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 10143-10153. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.8953