Evaluasi Kebijakan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kutai Barat
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.9897Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kutai Barat berdasarkan enam indikator evaluasi kebijakan menurut William N. Dunn: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan vaksinasi berjalan efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian, meskipun terjadi penurunan partisipasi pada vaksinasi dosis lanjutan (booster). Efisiensi tercapai melalui optimalisasi sumber daya dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan daerah. Pemerataan akses vaksin dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, dan fasilitas kesehatan. Responsivitas ditunjukkan dengan layanan jemput bola serta edukasi untuk mengatasi keraguan masyarakat dan hoaks. Ketepatan kebijakan terlihat dari kontribusinya terhadap pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Secara keseluruhan, pelaksanaan vaksinasi dinilai berhasil, namun diperlukan strategi lanjutan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program kesehatan dan memperkuat kesadaran publik.







