Hubungan Antara Hardiness dan Workload dengan Academic Burnout pada Mahasiswa yang Bekerja
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10033Abstract
Fenomena mahasiswa yang menempuh kuliah sambil bekerja menjadi perhatian penting karena dapat tekanan psikologis yang berisiko menyebabkan academic burnout. Penelitian kuantitatif korelasional bertujuan menganalisis hubungan antara hardiness dan workload dengan academic burnout pada mahasiswa yang bekerja. Partisipan penelitian terdiri 82 mahasiswa sarjana dan pascasarjana yang bekerja full time yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala hardiness, workload, dan academic burnout. Analisis regresi menunjukkan tidak terdapat hubungan antara hardiness dan workload dengan academic burnout (p = 0,186; R square = 0,042). Secara spesifik, temuan ini mengindikasikan bahwa tidak ada hubungan negatif antara hardiness dengan academic burnout, serta tidak ditemukan hubungan positif workload dengan academic burnout. Namun, hasil uji tambahan bootstrap memperlihatkan bahwa faktor jenis kelamin dan semester berpengaruh terhadap tingkat academic burnout. Temuan ini menegaskan bahwa tingkat kelelahan akademik mahasiswa bekerja tidak ditentukan oleh kapasitas hardiness maupun workload melainkan lebih mempertimbangkan aspek demografis.







