Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Trigonometri Kelas XI SMK GKPI Pematang Siantar

Authors

  • Nora Noviyani Silaen Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Firman Pangaribuan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Yoel Octobe Purba Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal trigonometri serta mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa kelas XI SMK GKPI Pematangsiantar tahun pelajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui tes uraian sebanyak empat butir soal yang telah divalidasi dan wawancara terhadap beberapa siswa yang melakukan kesalahan. Analisis data dilakukan menggunakan prosedur Newman yang meliputi lima jenis kesalahan: reading, comprehension, transformation, process skill, dan encoding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa adalah pada tahap process skill/encoding sebesar 49,2%, sedangkan kesalahan yang paling sedikit terjadi pada tahap reading sebesar 22,5%. Kesalahan pada tahap comprehension sebesar 38,3%, dan pada tahap transformation sebesar 45%. Faktor utama penyebab kesalahan siswa meliputi kurangnya ketelitian, lemahnya pemahaman konsep dasar trigonometri, serta kebiasaan siswa yang terburu-buru dalam menyelesaikan soal tanpa memeriksa kembali hasil pekerjaan. Secara keseluruhan, tingkat kesalahan siswa berada pada kategori sedang, yang mengindikasikan perlunya strategi pembelajaran yang lebih menekankan pada pemahaman konsep dan keterampilan prosedural dalam menyelesaikan soal trigonometri.

Published

2026-01-16

How to Cite

Silaen, N. N. ., Pangaribuan, F. ., & Purba, Y. O. . (2026). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Trigonometri Kelas XI SMK GKPI Pematang Siantar. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 846-858. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10300