Gambaran Regulasi Emosi Siswa SMK dan Implikasinya Bagi Layanan Bimbingan Konseling
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10377Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil regulasi emosi siswa SMK sebagai bagian penting dalam mendukung kesejahteraan psikologis dan keberfungsian akademik mereka. Regulasi emosi merupakan tugas perkembangan yang krusial pada masa remaja, terutama pada konteks pendidikan vokasi yang menuntut kesiapan mental, jadwal praktik yang padat, serta tekanan akademik yang lebih kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 179 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala regulasi emosi berjumlah 40 butir dengan reliabilitas tinggi (Cronbach’s Alpha = 0,818). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat regulasi emosi siswa secara umum berada pada kategori sedang. Sebagian besar siswa mampu mengenali dan mengelola emosi secara dasar, namun beberapa indicator seperti penilaian diri dan kesadaran emosi masih belum optimal. Sementara itu, indikator mengintensifkan emosi dan respon emosi menunjukkan capaian yang lebih baik, meskipun belum stabil pada berbagai situasi. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa membutuhkan layanan bimbingan yang sistematis dan berkelanjutan untuk memperkuat strategi regulasi emosi yang adaptif. Dengan demikian, layanan BK, baik individual maupun kelompok, menjadi sangat penting dalam membantu siswa meningkatkan pemahaman emosional serta kemampuan menghadapi tekanan dalam lingkungan pendidikan kejuruan.







