Mandalika dalam Fase Pertumbuhan: Evaluasi Investasi, Aktivitas MotoGP, dan Penyerapan Tenaga Kerja Berbasis Data Publik
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10531Abstract
Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika menjadi salah satu prioritas nasional dalam memperkuat daya saing pariwisata Indonesia berbasis sport tourism. Namun, perkembangan kawasan ini masih menghadapi keterbatasan data terbuka dan minimnya kajian yang melihat hubungan antarindikator perkembangan kawasan secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan investasi, aktivitas sport tourism, dan serapan tenaga kerja sebagai tiga indikator utama ekosistem bisnis Mandalika. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif berbasis data publik terbaru yang diperoleh dari Dewan Nasional KEK, ITDC, dan sumber statistik media kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai investasi Mandalika mencapai Rp 5,7 triliun, jumlah penonton MotoGP meningkat menjadi 140.324 orang, dan serapan tenaga kerja mencapai 19.010 orang. Ketiga indikator tersebut menunjukkan arah perkembangan yang konsisten dan saling menguatkan. Peningkatan sport tourism berkontribusi pada peningkatan permintaan tenaga kerja dan memperkuat minat investasi. Sebaliknya, investasi kawasan meningkatkan daya tarik destinasi dan memperluas dampak ekonomi pada masyarakat lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Mandalika berada dalam fase pertumbuhan yang ditopang oleh keterhubungan antaraktor dalam ekosistem bisnis kawasan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi kajian pengembangan kawasan pariwisata dan menekankan pentingnya transparansi data, penguatan tata kelola kolaboratif, serta peningkatan kapasitas masyarakat lokal sebagai faktor pendukung keberlanjutan kawasan.







