Strategi Coping Remaja Panti Asuhan Pasca Menghadapi Kematian Ibu
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10561Abstract
Kehilangan ibu merupakan pengalaman yang sangat menekan bagi remaja, terutama bagi mereka yang tinggal di panti asuhan dengan keterbatasan dukungan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menggali strategi coping yang digunakan remaja panti asuhan pasca kematian ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap dua remaja berusia 12–13 tahun yang tinggal di panti asuhan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis data tematik dengan bantuan NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan beberapa strategi coping utama, yaitu penrimaan kehilangan, pendekatan spiritual melalui berdoa, mengalihkan perhatian, mencari makna, dukungan sosial, serta perencanaan masa depan. Strategi-strategi tersebut mencerminkan integrasi antara emotion-focused coping dan problem-focused coping yang diperkuat oleh nilai spiritual dan lingkungan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa coping remaja pasca kematian ibu bersifat multidimensional dan dinamis. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan emosional, sosial, dan spiritual dalam memperkuat ketahanan psikologis remaja setelah kehilangan ibu.







