Peran Manajemen Diri dalam Membangun Keseimbangan Digital Life dan Real Life
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.10641Abstract
Perkembangan teknologi digital telah membentuk pola hidup baru yang dikenal sebagai digital life, yang berjalan paralel dengan kehidupan nyata (real life). Namun, intensitas penggunaan teknologi yang tidak terkelola sering memunculkan berbagai permasalahan seperti kecanduan digital, penurunan produktivitas, gangguan tidur, dan melemahnya kualitas interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran manajemen diri (self-management) dalam membangun keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen diri memiliki peran signifikan dalam menciptakan keseimbangan digital–real life melalui pengaturan waktu, pengendalian emosi, kesadaran digital (digital mindfulness), serta kedisiplinan dalam penggunaan teknologi. Individu yang mampu menerapkan manajemen diri secara konsisten cenderung memiliki kesejahteraan digital yang lebih baik, produktivitas yang lebih tinggi, serta hubungan sosial yang lebih sehat. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen diri merupakan fondasi utama dalam menghadapi tantangan digitalisasi modern dan perlu diintegrasikan dalam pendidikan serta pelatihan literasi digital di berbagai sektor.







