Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Kartu Gambar
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.10904Abstract
Kemampuan membaca permulaan merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini yang perlu distimulasi sejak awal sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Hasil observasi awal pada pembelajaran membaca di kelas B TK Almusthofa Kromengan menunjukkan bahwa dari 10 anak yang menjadi subjek penelitian, sebanyak 60% atau 6 anak masih memerlukan bimbingan. Anak belum mampu menyebutkan huruf yang ditunjuk secara tepat dan belum dapat menghubungkan huruf dengan bunyinya. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan menggunakan media kartu gambar pada anak usia 5–6 tahun di TK Almusthofa Kromengan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2026 di TK Almusthofa Kromengan dengan subjek penelitian anak usia 5–6 tahun kelas B yang berjumlah 10 anak. Peningkatan kemampuan membaca permulaan diukur melalui tiga indikator, yaitu kemampuan menyebutkan nama benda pada kartu, mengenal huruf pada kartu, dan membaca suku kata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan anak secara bertahap. Pada tahap pra-siklus, rerata kemampuan membaca permulaan anak sebesar 30,83%. Pada Siklus I, rerata kemampuan meningkat menjadi 47,5% pada pertemuan pertama dan 60,83% pada pertemuan kedua. Peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada Siklus II, dengan rerata 74,16% pada pertemuan pertama dan meningkat menjadi 91,6% pada pertemuan kedua. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5–6 tahun di TK Almusthofa Kromengan.







