Pengaruh Virtual Lab terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Mata Pelajaran Keamanan Jaringan
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.11036Abstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh integrasi virtual laboratory terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran Keamanan Jaringan di SMK. Tuntutan penguasaan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam pendidikan vokasi belum sepenuhnya didukung oleh ketersediaan perangkat praktik jaringan yang memadai, sehingga membatasi kesempatan siswa dalam mengembangkan kompetensi troubleshooting secara sistematis. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 100 siswa kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah yang telah divalidasi serta angket terstruktur mengenai intensitas penggunaan virtual lab. Analisis regresi sederhana digunakan untuk menguji hubungan prediktif antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan virtual laboratory secara signifikan memprediksi kemampuan pemecahan masalah siswa (R² = 0,6726; p < 0,05), yang menunjukkan kontribusi substantif pembelajaran berbasis simulasi terhadap peningkatan kemampuan berpikir analitis dan troubleshooting sistematis. Temuan ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas virtual lab dalam pembelajaran jaringan vokasi serta memperkuat urgensi integrasi lingkungan belajar berbasis teknologi untuk mengembangkan kompetensi kognitif tingkat tinggi.







