Analisis Determinan Penerimaan Rekam Medis Elektronik (RME) Menggunakan Model Technology Acceptance Model Tam: Systematic Literatur Review
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i4.11052Abstract
Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor penentu penerimaan EMR berdasarkan sintesis bukti empiris menggunakan kerangka kerja Model Penerimaan Teknologi (TAM). Studi yang ditinjau meneliti variabel TAM utama, termasuk persepsi kegunaan (PU) dan persepsi kemudahan penggunaan (PEOU), serta faktor eksternal seperti dukungan manajemen, pelatihan, kesiapan infrastruktur teknologi informasi, pengaruh sosial, dan literasi digital. Sintesis mengungkapkan bahwa PU dan PEOU adalah faktor penentu yang paling konsisten dan signifikan baik untuk niat menggunakan maupun penggunaan aktual sistem EMR. Faktor organisasi umumnya tidak memberikan pengaruh langsung pada niat, tetapi memainkan peran penting dalam membentuk persepsi pengguna tentang kegunaan dan kemudahan penggunaan sistem. Faktor sosial dan literasi digital ditemukan semakin relevan dalam lingkungan perawatan kesehatan yang kolaboratif dan berbasis teknologi. Temuan menunjukkan bahwa implementasi EMR yang sukses tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis tetapi juga pada strategi organisasi dan intervensi peningkatan kapasitas pengguna. Selama fase transisi adopsi digital, memprioritaskan kegunaan sistem dan pelatihan berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan penerimaan. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengintegrasikan TAM (Technology Acceptance Model) dengan teori perilaku lainnya, seperti UTAUT (Uniform Teaching and Understanding/Teknologi Informasi dan Teknologi), untuk lebih memahami dinamika penerimaan EMR dalam konteks kebijakan wajib, khususnya di Indonesia setelah implementasi PMK No. 24 Tahun 2022.







