Menjalani Peran sebagai Anak Sulung dan Tulang Punggung: Studi Fenomenologi Tentang Generasi Sandwich
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.11054Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif anak sulung yang sekaligus berperan sebagai tulang punggung keluarga dalam konteks generasi sandwich. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi interpretatif (IPA), penelitian ini melibatkan tiga partisipan yang memenuhi kriteria sebagai anak sulung, berpenghasilan, dan memiliki tanggungan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ganda ini muncul bukan karena pilihan pribadi, melainkan sebagai respons terhadap tekanan struktural dan ekonomi dalam keluarga yang disfungsional. Ketiga partisipan mengalami dampak psikologis yang signifikan, termasuk stres, kelelahan emosional, konflik peran, hingga gangguan identitas diri. Meskipun demikian, partisipan juga menunjukkan bentuk ketahanan psikologis melalui strategi coping adaptif. Penerimaan terhadap peran dijalani secara beragam, mulai dari keterpaksaan hingga pemaknaan spiritual. Peran sebagai generasi sandwich dimaknai bukan semata beban, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab, proses pendewasaan, dan sumber makna hidup.







