Toleransi Antarumat Beragama dalam Kehidupan Sosial Masyarakat melalui Pendidikan Multikultural

Authors

  • Mohammad Hendra Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.11055

Abstract

Desa Maron Wetan adalah salah satu desa di Kabupaten Probolinggo yang terkenal sebagai desa toleransi. Desa ini disebut desa toleransi karena di dalamnya terdapat 2 tempat ibadah yaitu gereja dan masjid yang jaraknya berdekatan. Sehingga desa tersebut dikenal dengan masyarakat toleranasi beragama yang hidup rukun dan penuh toleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kehidupan toleransi beragama yang ada di Desa Maron Wetan. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif yang bertujuan untuk memahami gambaran secara mendalam dalam kehidupan beragama yang dialami oleh subjek penelitian seperti sikap masyarakat atas perbedaan agama, kehidupan sosial dan lainya dalam menjalin kehidupan bersama. Kemudian, Instrumen peneliti sendiri menjadi instrumen utama (human instrument) dan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan toleransi di kalangan umat beragama yang terjadi di desa Maron Wetan mengandung nilai-nilai pendidikan multikultural yang dituntut yang terbentuk melalui sikap-sikap toleransi sebagai berikut: a) penekanan pada gotong royong; b) penghargaan tanpa mengorbankan kepercayaan; c) membangun persahabatan dan memperkuat kekeluargaan; dan d) kesadaran akan keniscayaan perbedaan.

Published

2026-03-08

How to Cite

Hendra, M. . (2026). Toleransi Antarumat Beragama dalam Kehidupan Sosial Masyarakat melalui Pendidikan Multikultural. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(3), 3637-3646. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.11055