Desain E-Modul PBL Bertema Pasar Papringan Ngadiprono Materi Bentuk Aljabar untuk Meningkatkan Literasi Matematika Siswa
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.11081Abstract
Kemampuan literasi matematika berperan penting untuk membantu siswa mengatasi permasalahan, terutama permasalahan kontekstual yang terjadi pada kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, realita memperlihatkan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia tidak sebanding dengan pentingnya literasi matematika. Berdasarkan data hasil survei Program for International Student Assessment (PISA) skor literasi matematika siswa Indonesia terus menurun setiap tahunnya. Salah satu faktor penyebabnya adalah pemanfaatan media pembelajaran yang belum optimal. Merujuk pada permasalahan yang dihadapi, desain e-modul menggunakan pendekatan model Problem Based Learning (PBL) dan integrasi budaya lokal menjadi sangat relevan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan e-modul ditinjau dari aspek kualitas media dan isi materi. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) atau penelitian dan pengembangan. Namun, penelitian ini secara khusus dibatasi hanya sampai tahap uji kelayakan oleh para ahli. Proses uji kelayakan produk melibatkan enam validator, yang terdiri atas tiga ahli media dan tiga ahli materi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui angket yang berbentuk lembar uji kelayakan ahli, yang disusun berdasarkan indikator penilaian tertentu dengan menggunakan skala 1-4. Hasil uji kelayakan ahli media memperoleh persentase kelayakan sebesar 92,95% dan uji kelayakan ahli materi 94,44%, keduanya termasuk pada kategori sangat layak. Dalam konteks ini, E-Modul Matematika Problem Based Learning Bentuk Aljabar Bertema Pasar Papringan Ngadiprono untuk Kelas VII SMP/MTs berperan sebagai media pembelajaran yang memfasilitasi kemampuan literasi matematika siswa sekaligus meningkatkan motivasi belajar dan apresiasi terhadap nilai budaya.







