Efektivitas Metode Effriction terhadap Peningkatan ROM (Range of Motion) pada Cedera Bahu
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.4684Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode effriction dalam meningkatkan range of motion (ROM) sendi bau pada pasien yang mengalami cedera olahraga bahu di klinik masase cedera olahraga. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah kasus cedera bahu yang terjadi akibat aktivitas olahraga, mencapai 46,3% dari total pasien cedera bahu di MCO Arif. Metode penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Sebanyak 30 subjek penelitian dipilih menggunakan rumus perhitunga popualasi dan sampel rumus Yamane dari pasien yang mengunjungi klinik MCO Arif selama bulan Maret sampai dengan April tahun 2024. Sebelum dan setelah diberikan perlakuan, ROM pasien diukur pada berbagai gerakan termasuk fleksi, ekstensi, adduksi, abduksi, internal rotasi, dan eksternal rotasi menggunakan Goniometer. Metode effriction diterapkan dalam satu sesi terapi dengan teknik menggabungkan gerakan effleurage dan friction dengan dengan menggunakan ibu jari dan telapak tangan, bertujuan untuk merilekskan otot yang tegang da mengurangi ketegangan pada sendi bahu. Hasil analisis uji beda rata-rata (uji-t) menunjukkan peningkatan ROM yang signifikan (p<0,05) setelah perlakuan. Peningkatan ROM secara berurutan adalah fleksi sebesar 14,79%, ekstensi sebesar 9,07%, adduksi sebesar 11,19%, abduksi sebesar 19,69%, internal rotasi sebesar 7,65%, dan eksternal rotasi sebesar 7,46%. Temuan ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari metode effriction dalam meningkatkan range of motion sendi bahu pada pasien cedera olahraga bahu.