Integritas Budaya 5S terhadap Nilai Kedisiplinan di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.4843Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pembentukan karakter disiplin melalui pembiasaan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) di SD Negeri Gamping, Sleman, Yogyakarta, dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Observasi dilakukan untuk melihat penerapan budaya 5S di sekolah, sementara wawancara dilakukan untuk mendapatkan perspektif dari berbagai pihak terkait. Dokumentasi meliputi arsip dan dokumen resmi sekolah. Proses analisis melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik di SD Negeri Gamping telah menunjukkan disiplin yang baik dalam hal waktu dan penggunaan seragam. Meskipun ada beberapa pelanggaran, secara umum peserta didik mematuhi aturan sekolah, datang dan pulang tepat waktu, serta menjalankan kegiatan piket sesuai jadwal. Disiplin dalam mengikuti pembelajaran juga tinggi, terlihat dari keaktifan dan perhatian mereka selama pelajaran, yang berdampak positif pada prestasi akademik. Selain itu, mereka menunjukkan kedisiplinan dalam mengerjakan tugas, mengumpulkannya tepat waktu, serta dalam kegiatan ekstrakurikuler.