Pengaruh Motivasi Belajar dan Metakognisi Siswa terhadap Kemampuan Penyelesaian Masalah melalui Pendekatan Problem Solving pada Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian Kuliner
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5100Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam penyelesaian masalah menggunakan pendekatan problem solving dengan melihat pengaruh motivasi belajar dan metakognisi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan metode prediktif, dan korelasional. Adapun rancangan penelitiannya adalah pemberian soal pre tes dan pos tes berbasis masalah, dengan menggali kemampuan metakognisi siswa dan motivasi belajarnya. Teknik pengumpulan dan analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data statistik Regresi Linear Berganda dengan taraf signifikansi 0,05%. Uji asumsi klasik yang dilakukan sebelumnya antara lain Uji Normalitas Residual menggunakan metode Skewness Kurtosis, uji heterokedestisitas, dan uji multikolinearitas. Dari R-Squared sebesar 0,1850 diketahui bahwa Kemampuan penyelesaian masalah mampu dipengaruhi oleh motivasi belajar dan metakognisi siswa sebesar 18,5%. Sisanya sebesar 81,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijadikan variabel dalam penelitian ini. Dari t-value sebesar 0,121 untuk variabel x? dan t-value sebesar 0,015 untuk variabel x?, diketahui bahwa secara parsial Kemampuan penyelesaian masalah tidak dipengaruhi oleh motivasi belajar namun sangat dipengaruhi oleh metakognisi siswa. Data hasil probabilitas >F adalah 0,0379 (lebih kecil dari 5%). Hal ini menunjukkan bahwa secara simultan ada pengaruh signifikan antara motivasi belajar dan metakognisi siswa terhadap kemampuan dalam penyelesaian masalah.