Penerapan Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi pada Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5112Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan komunikasi siswa melalui model Problem Based Learning. Penelitian ini didasari dari hasil observasi yang telah ditemukan permasalahan yaitu rendahnya keterampilan komunikasi siswa, dan ditemukan bahwa penyebabnya yaitu karena proses pembelajaran di kelas menggunakan metode konvensional dan tidak menggunakan media pembelajaran yang bervariasi serta pengelolaan kondisi kelas yang masih rendah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, yang mana data yang diambil berupa data observasi melalui lembar observasi pengamatan keterampilan komunikasi siswa, wawancara dan juga dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan model Kemmis & Taggart yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan komunikasi pada siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, pada pra siklus rata-rata hasilnya adalah 38,09%. Pada siklus I pertemuan I nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 49,16%. Pada siklus I pertemuan II rata-ratanya 58,88%. Setelah dilakukan perbaikan terjadi peningkatan, pada siklus II pertemuan I diperole hasil 68,05% dan pada siklus II pertemuan II diperoleh hasil 76,5%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan keterampilan komunikasi siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN 76/IX Mendalo Darat sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.