Pengembangan Media Monodaya Indonesia guna Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5184Abstract
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial memuat materi kompleks dan memerlukaan hafalan sehingga menyebabkan hasil belajar peserta didik mengalami penurunan, selain itu pembelajaran yang monoton dan kurangnya penggunaan media juga turut serta mempengaruhi nilai siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasikan produk berupa media pembelajaran pada mata pelajaran IPAS mengenai kebudayaan Indonesia, dengan nama media yaitu Monodaya Indonesia (Monopoli Kebudayaan Indonesia). Menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model penelitian yang digunakan yaitu model ADDIE dengan 5 tahapan penelitian, yaaitu (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Subjek dalam penelitian ini merupakan peserta didik kelas IV SDN Jawisari dengan jumlah 25 siswa. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kelayakan media dan analisis data akhir. Hasil penilaian uji kelayakan dari validator materi dan validator media mendapatkan nilai 91% dengan kategori “sangat layak”. Berdasarkan hasil uji N-Gain mendapatkan nilai N-Gain persen sebesar 72% dengan kategori “cukup efektif”. Hal tersebut mengindikasikan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media.