Potensi Makanan Tradisional Kripik Balado Sebagai Daya Tarik Wisata di Kota Padang Studi Kasus pada Kripik Balado Shirley
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5267Abstract
Budaya dan kuliner merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Ketertarikan akan budaya dapat menjadi alasan yang kuat untuk semakin berkembangnya kuliner tradisional suatu daerah. Banyaknya ragam makanan tradisional khas Padang masih memiliki popularitas yang rendah, salah satunya adalah kripik balado. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi kripik balado pada Kripik Balado Shirley sebagai makanan tradisional dalam menarik perhatian wisatawan ke kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada enam orang narasumber. Keabsahan data menggunakan Triangulasi sumber dan teori, serta interpretasi data melalui bentuk interaktif Miles & Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa kripik balado memiliki keunikan yang terletak pada keragamannya, diantaranya adalah variasi rasa original, extra pedas, balado hijau, dan durian. Serta variasi bentuknya, yaitu panjang dan bulat. Orisinalitasnya terletak pada bahan baku dan proses produksi yang masih dilakukan secara tradisional. Otentisitasnya terletak pada eksotisme tampilan kripik balado yang merah, mengkilat, dan berminyak. Serta adanya tradisi makan kripik balado sebagai makanan pendamping bagi masyarakat Minang. Dapat disimpulkan bahwa kripik balado memiliki potensi yang kuat untuk menjadi daya tarik wisata di kota Padang. Usaha-usaha yang dilakukan Kripik Balado Shirley juga kuat untuk mempekenalkan kripik balado ke masyarakat luar. Saran yang dapat diberikan adalah membuat official website yang interaktif, serta melakukan inovasi rasa yang lebih menarik.