Peran Kiai dalam Menghadapi Masyarakat Era Disrupsi: Epistemologi Kepemimpinan (Studi Kasus Pondok Pesantren Bustanul Makmur 2 Banyuwangi)
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5269Abstract
Masyarakat saat ini tengah menghadapi era disrupsi yang ditandai dengan perubahan cepat dalam teknologi, ekonomi, dan tatanan sosial. Dalam konteks ini, peran Kiai sebagai pemimpin spiritual dan intelektual dalam komunitas pesantren, menjadi semakin penting dalam membimbing umat Islam menghadapi tantangan zaman. Jurnal ini mengeksplorasi epistemologi kepemimpinan Kiai dalam menghadapi masyarakat era disrupsi meliputi perspektif keagamaan dan sosial. Melalui pendekatan kualitatif dan wawancara mendalam dengan Kiai di Pondok Pesantren Bustanul Makmur 2, penelitian ini mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh Kiai untuk menjawab berbagai masalah yang muncul akibat disrupsi, termasuk perubahan nilai-nilai, identitas, dan tuntutan kebutuhan pendidikan yang baru. Jurnal ini menampilkan temuan bahwa Kiai memainkan peran penting dalam memfasilitasi adaptasi umat Islam terhadap perubahan, dengan menekankan pada nilai-nilai agama yang relevan, penguatan identitas keislaman, dan penerapan teknologi dalam pendidikan agama. Selain itu, Kiai juga berperan sebagai mediator antara tradisi keagamaan dengan perkembangan sosial dan teknologi modern. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya menggali dan menyadari peran Kiai dalam membangun ketahanan spiritual dan sosial masyarakat dalam menghadapi era disrupsi.